Volunteer

Volunteer


Kegiatan operasional Rumah Bahasa Surabaya tidak hanya melibatkan staf dari Pemkot Surabaya, namun juga tenaga-tenaga volunteer yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Sebagai contoh, semua pengajar kelas bahasa di Rumah Bahasa Surabaya merupakan tenaga volunteer. Selain itu, ada pula para volunteer di bidang desain grafis, fotografi, dan sebagai penulis konten. 

Siap Hadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) & AFTA (ASEAN Free Trade Area)

Berdasarkan tantangan MEA tersebut serta melihat kondisi masyarakat yang ada, maka Ibu walikota Surabaya, Ibu Tri Rismaharini membuka adanya program Rumah Bahasa sebagai salah satu wujud perhatian pemerintah kota Surabaya dalam menyiapkan warga kota Surabaya untuk menghadapi MEA 2015 serta AFTA yang diharapkan dapat menjadi ruang publik yang bertujuan meningkatkan kompetisi masyarakat kota Surabaya di berbagai bahasa